Tampilkan postingan dengan label Materikulasi Hidup ini benar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materikulasi Hidup ini benar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Januari 2015

Perbaiki Sendiri

Bismillahiwabihamdihi
Alhamdulillah Segala puji milik Allah sang pemilik kehidupan ini. Shalawat dan salam tetaplah tercurahkan keharibaan Nabi Muhammad S.A.W 


Sebagai makhluk yang tak sempurna tentu kita tak luput dari dosa dan kesalahan, bahkan kesalahan itu diperbuat terus menerus dan berulang kali. Pernah bertekad untuk tidak lagi akan melakukan kesalahan namun hingga kini tak pernah bisa diharapkan. Bukannya Tuhan tidak mau menolong tapi mungkin saja engkau yang tidak pernah merasakan pertolongan Tuhan. Ingatlah Allah itu dekat dan pertolonganNya sangat cepat bagi hamba yang taat ingin mendekat.

Allah tidak akan merubah nikmat yang ada pada diri kita kalau tidak bermaksud merubah diri sendiri; Carilah waktu, suasana dan segala hal yang dapat mengingatkan kita akan kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat. membuka memori dosa-dosa kita selama ini baik kemaksiatan pada diri sendiri, orang lain dan suatu golongan. Selanjutnya ambil dan persiapkan kesempatan, cara dan metode untuk memperbaiki diri.

Aturlah Jadwal memperbaiki diri, mulai dari di dalam rumah, saat berjalan, saat berada di tempat kerja dan dalam moment apasaja. Tuliskan poin-poin yang harus menjadi focus perbaiki diri sendiri. Kemudian terapkan secara bertahap dalam keseharian.

Jumat, 28 November 2014

Pimpin Hidupku



Assalamualaikum wrb. Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah s.w.t dengan segala karunia yang kita dapatkan. Shalawat dan salam masih tetap buat Nabi sang pemimpin umat ini Muhammad al-amin.

Kehidupan ini hanya berkisar pada dua sisi: sukses >< gagal atau mudah >< sulit. Sering kali manusia terlebih kaum muslimin merasa jenuh atau penat dengan kehidupan yang dialaminya begitu-begitu saja. Permasalahan yang dihadapi tidak bisa di selesaikan sehingga permasalahan hidup akan terus berlarut dan menjadi beban karena tidak ada jalan keluar.


Hidup di dunia ini adalah penjara/neraka bagi orang mukmin sedangkan surga bagi orang kafir. Terbukti dalam kenyataan mereka memiliki kehidupan yang mewah dan hampir tak ada penderitaan. Tapi sebenarnya penjara dunia ini akan terasa mudah bila kita penuh harap dan penuh hasrat untuk menjaga keimanan kepada Allah s.w.t.

Kebanyakan orang muslim sendiri tidak bisa menentukan solusi yang tepat dari problem kehidupan yang dialaminya. Mereka lampiaskan dengan cara-cara negatif misalnya minum khamer, mabuk narkoba. Dengan mengkonsumsi obat-obat terlarang tersebut membuat mereka tenang dan tidak larut dalam kegelisahan. Permasalahan mereka sekejab menghilang dari ingatan mereka. Tapi apakah benar mereka akan terbebas begitu saja dari masalah yang menimpa??? 

SETIAP KITA ADALAH PEMIMPIN 
DAN SETIAP KITA AKAN DIMINTA PERTANGGUNG JAWABAN ATAS KEPEMIMPINAN KITA.



Masing-masing orang harus memimpin kehidupannya menjadi lebih terkendali sesuai dengan ajaran Al-Quran. Beribadah mencari karunia serta ridha Allah adalah tujuan hidup manusia keseluruhannya.

Rabu, 15 Oktober 2014

Terpontang-panting

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah S.W.T yang menjadikan hidup kita akan lebih berarti jika kita dekat dengan-Nya. Shalawat dan salam tetap terlimpahkan ke baginda junjungan alam nabi Muhammad S.A.W yang merupakan sebaik-baik utusan kepada manusia.


Hidup adalah anugerah Allah kepada kita selaku hamba-Nya. Didalam hidup ini telah banyak kita jumpai kenikmatan dunia yang menjadikan kita belimpah ruah dengan kebahagian. Bahagia dari sudut pandang dunia karena itulah yang dicari oleh kebanyakan manusia seluruhnya.

Keabadian dunia ini memiiki batas menurut kehendak pencipta-Nya. Sedangkan sang pencipta adalah abadi selamanya. Terkadang keabadian yang dimiliki manusia dengan kehidupan mewahnya sering menjadikan manusia sendiri terbawa iri dengki dan benci. Tetangga kita iri dengan kesuksesan yang dilihatnya pada diri orang lain kendatipun kita ingin tidak bermaksud pamer.

Menjadi budak dunia akan menjerat kita untuk melalaikan Perintah Allah atau bahkan meninggalkannya. Karena kesibukan demi kesibukan itu akan datang silih berganti menguras habis waktu kita. Bergelut dengan orang-orang jalanan mempermainkan agama demi mendapatkan harta berlomba-lomba tidak ingin tertinggal walau sehari mencari dunia diatas dunia ini.

Maka bila seseorang sudah penat dengan dipersibuk oleh dunia tentu dia akan merenung setiap saat bertafakkur minta petunjuk Allah seraya berdoa supaya segera  terlepas dari jerat dunia yang melalaikan dia lebih dekat dengan Tuhannya.

Taubat dan kembali kepada Allah adalah solusinya dalam arti apapun problematika kehidupan ini harus kita terima dan kembalikan semua dengan memperbanyak istigfar berzikir mendekatkan diri  kepada Allah.



Selasa, 07 Oktober 2014

Hidup tak diminta


Hidup yang tak seorangpun pernah memintanya. Namun kenapa engkau jalani hidup ini tanpa arah yang benar. tanpa engkau patuhi rambu-rambu yang telah engkau pelajari dan engkau ketahui.
Agama ini adalah rambu tersebut, bila engkau berusaha melupakannya tentu diapun akan meninggalkanmu.

Memang benar engkau memiliki semuanya. Segala yang kau inginkan bisa didapatkan, yang kau usahakan bisa berhasil dan yang kau cita-citakan bisa tercapai. Namun bila engkau palingkan mukamu dari agamamu sendiri hanya untuk mendapatkan dunia. maka sungguh itu sangat tidak mulia.

Nabi Adam dipersilakan menikmati suguhan apa saja yang dia inginkan didalam surga. Allah memenuhinya dan menyediakan untuknya. hanya kata Allah "Jangan dekati ini" 
Allah memberikan keleluasaan bagi adam untuk menikmati dunianya saat itu di surga. namun Allah juga memberikan peringatan dalam bentuk perintah sebagai sebuah aturan yang harus ditaati oleh adam.

Adam tidak pernah meminta diberikan surga, namun setelah mendapatkan surga ternyata adam terlena. Karakteristik manusia seperti itu selalu memperturutkan nafsu didalam dirinya.

Oleh karena Adam melanggar aturan yang telah ditetapkan setelah Allah berbaik hati kepadanya. Maka Adam dihukum dengan harus meninggalkan surga menuju tempat yang hina yakni dunia.
Dunia ini hina karena didalamnya penuh dengan kehinaan dan tipuan. dimulai dari anaknya sendiri yang saling berebut harta dunia sampai salah satu diantara mereka menjadi pembunuh.

Itulah akhir dari sebuah kehidupan yang tidak pernah diminta ini. Malaikat sendiri berkeluh kesah kenapa Allah menjadikan makhluk yang bernama manusia ini menempati dunia kalau hanya akan berbuat kerusakan didalamnya. Namun Allah lebih mengetahui tentang apa yang tidak kita ketahui. Jadilah hidup ini misteri diatas misteri.

Kamis, 14 Agustus 2014

Hidup Sebenarnya

Assalamualaikum wrb.

Alhamdulillah Segala puji bagi Allah Tuhan yang menjadikan manusia dengan segala pernak pernik didalamnya. yang wajib kita sembah dan wajib pula kita tunduk hanya kepada-Nya.
Shalawat dan salam untuk nabi Muhammad yang mulia, membedakan antara yang hak dan yang bathin dengan berbagai hadits-haditsnya. Kemuliaan tetap tercurahkan untukmu wahai kekasih Tuhan.beserta sahabat keluarga dan pengikut-pengikutmu.

Materi pembahasan kali ini adalah bagaimana kita menjalani hidup yang sebenarnya. Ditengah hantaman gelombang dan pasang surut kehidupan, kadang dibawah kadang ditengah kadang diatas, sebentar terjatuh sebentar terkilir sebentar bangun dan bangkit kembali semua ini adalah problematika kehidupan.

Tak ada yang aneh dari kehiduan ini hanya saja bagaimana kita menjalaninya dengan penuh ketabahan dan ketaatan lillahi ta'ala Selalu mengaharapkan rahmat dan karunia serta ridha dan bantuan Allah yang maha perkasa.
Ada yang menafsirkan hidup ini ibarat pelayaran dengan menggunakan sebuah kapal. jika perahu yang kita gunakan kecil maka hantaman gelombang yang kita rasakan pun kecil. karena kita berlayar di pinggiran laut. 
namun bila kapal yang kita gunakan cukup besar yang berani menyeberang ketempat yang jauh dengan kedalaman laut yang tanpa dasar. berani mengahadapi rintangan yang besar demi tegaknya kebenaran islam. oleh karena yang kita hadapi adalah gelombang besar maka tentu akan terasa sangat besar kalau kita menghadapinya tanpa pengetahuan.
Mutlak harus dengan pengetahuan kita menjalani hidup ini. dan pengetahuan itu haruslah benar dan murni bersumber dari Al-Quran dan Hadits. 

Orang yang memiliki ilmu pengetahuan pasti akan memahami cara dan strategi apa yang harus dipersiapkan dan langkah seperti apa yang harus dipergunakan. Kenali dulu diri kita, kenali agama kita, dan kenali permasalahan dan problematika kehidupan dunia kita. 
perbanyak bertafakur tentang kegagalan dimasa lalu, gali pelajaran dari penderitaan yang dialami jadikan sebagai sebuah motivator untuk menciptakan dan menjadikan jiwa kita damai karena hati selalu terpaut dengan Allah.